2 Comments to “Menuliskan Fakta bagi Orang Lapangan”

  1. Angin Sumilir

    Apr 13th, 2010

    Pernyataan anda:
    Para profesional sering memberikan identitas dirinya sebagai orang lapangan dan back office. Di dalam pernyataan tersebut, profesional yang menyebut dirinya orang lapangan menegaskan bahwa tulis-menulis sebagai bagian dari laporan atau apapun bukan bagian dari identitasnya dan seharusnya tidak dilakukan.

    Pernyataan saya:
    Itu definisi semaunya sendiri dan hanya mencari benarnya sendiri untuk menutupi kesalahan yang seharusnya tidak terjadi ( Dipek Menange Dewe). Tapi bukankah itu sudah biasa dilakukan oleh mayoritas orang lapangan di negri kita ini? jadi menurut saya dia bukan orang lapangan yang profesional, tapi orang lapangan yang masih amatiran tapi mengaku profesional. 😀 😀 😀
    History suatu alat adalah sangat penting untuk ditulis atau dibukukan. Karena berdasar data tersebut kita bisa memprediksi masalah-masalah yang akan timbul dikemudian hari. Dan bila ada kerusakan yang sama kita tidak akan direpotkan lagi mencari sumber masalahnya.

    pertanyaannya adalah: Sadarkah para orang lapangan tersebut bahwa, menuliskan sejarah dari alat akan berdampak meringankan kerja mereka sendiri dikemudian hari? Bila mereka sadar, maka mereka akan menulis dengan senang hati. Bila tidak sadar, maka akan dianggap suatu beban oleh mereka. Dengan dalih saya orang lapangan, kok disuruh nulis laporan ini dan itu? 😀 :mrgreen: 😀

  2. Lela

    May 26th, 2010

    pertanyaannya adalah: Sadarkah para orang lapangan tersebut bahwa, menuliskan sejarah dari alat akan berdampak meringankan kerja mereka sendiri dikemudian hari? Bila mereka sadar, maka mereka akan menulis dengan senang hati. Bila tidak sadar, maka akan dianggap suatu beban oleh mereka. Dengan dalih saya orang lapangan, kok disuruh nulis laporan ini dan itu?
    +1


Leave a Reply