4.4.2 Competence, training and awareness

4.4.2 Competence, training and awareness
The organization shall ensure that any person (s) under its control performing tasks that can impact on OH&S is (are) competent on the basis of appropriate education, training or experience, and shall retain associated records.

The organization shall identify training needs associated with its OH&S risks and its OH&S management system. It shall provide training or take other action to meet these needs, evaluate the effectiveness of the training or action taken, and retain associated records.

The organization shall establish, implement and maintain a procedure(s) to make persons working under its control aware of:
a) The OH&S consequences, actual or potential, of their work activities, their behavior, and the OH&S benefit of improved personal performance;
b) Their roles and responsibilities and importance in achieving conformity to the OH&S policy and procedures and to the requirements of the OH&S management system, including emergency preparedness and response requirements (see 4.4.7);
c) The potential consequences of departure from specified procedures.

Training procedures shall take into account differing level of:
a) Responsibility, ability, language skills and literacy; and
b) Risk.

4.4.2 Kompetensi, pelatihan dan kepedulian
Organisasi harus memastikan bahwa setiap orang dalam pengendaliannya yang melakukan tugas-tugas yang mempunyai dampak pada K3 harus kompeten sesuai dengan tingkat pendidikan, pelatihan dan /atau pengalaman, dan menyimpan catatan-catatannya.

Organisasi harus mengidentifikasi kebutuhan pelatihan sesuai dengan risiko-risiko K3 terkait dan system manajemen K3. Organisasi harus menyediakan pelatihan atau mengambil tindakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, melakukan evaluasi efektifitas pelatihan atau tindakan yang diambil, dan menyimpan catatan-catatannya.

Organisasi harus membuat, menerapkan dan memelihara prosedur untuk memastikan semua orang yang bekerja dalam pengendaliannya peduli akan:
a) Konsekuensi-konsekuensi K3, yang actual atau potensial, kegiatan kerjanya, perilakunya, serta manfaat-manfaat K3 untuk peningkatan kinerja perorangan;
b) Peranan dan tanggungjawabnya dan pentingnya dalam mencapi kesesuaiannya dengan kebijakan dan prosedur-prosedur K3 dan dengan persyaratan kesiapsiagaan dan tanggap darurat (lihat 4.4.7);
c) Konsekuensi potensial dari penyimpangan dari prosedur yang telah ditetapkan.

Prosedur pelatihan harus mempertimbangkan tingkat perbedaan dari:
a) Tanggung jawab, kemampuan, bahasa dan ketrampilan;dan
b) Risiko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *